
Membaca Al-Qur’an adalah hak setip Muslim, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan (tunanetra). Saat ini masih banyak saudara-saudara kita yang tunanetra belum mendapatkan akses memadai untuk mempelajari Al-Qur’an, terutama dalam bentuk Braille. Oleh karena itu, kami merancang program pelatian ini agar mereka dapat membaca dan memahami Al-Qur’an secara mandiri.

Utsman bin ‘Affn radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya .” (HR. Bukhari 5027)
TUJUAN KEGIATAN
- Meningkatkan ketrampilan membaca Al-Qur’an Braille kepada tunanetra.
- Menumbuhkan semangat spiritual cinta Al Qur’an dan kemandirian dalam tadarus Al Qur’an bagi para peserta.
- Meningkatkan aksesibilitas literasi keislaman.
SASARAN
- Peserta: 30 orang tunanetra binaan Yayasan Islam Ngudi Mulyo.
- Durasi: 100 kali pertemuan.
LOKASI PELAKSANAAN
- Lokasi: Aula sekretariat Yayasan Islam Ngudi Mulyo,
- Alamat: Jl. Karaben, Blok I, RT.05/RW.07, Pondok, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283
SUSUNAN KEGIATAN
- Pembukaan
- Materi dasar huruf Braille Arab
- Praktik membaca surah pendek
- Hafalan dan pemahaman makna
- Penilaian berkala
- Evaluasi akhir
- Penutupan dan penyerahan sertifikat
ANGGARAN DAN BIAYA PELATIHAN

Program ini bukan hanya pelatian teknis membaca Al-Qur’an, tapi juga ikhtir menciptakan kesetaraan akses ibadah dan ilmu. Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk menyukseskan kegiatan ini demi kemuliaan hidup para penyandang tunanetra.